Masa Jabatan 556 Anggota BPK Diperpanjang, Bupati Ingatkan Jaga Sinergitas Bersama Aparat Kampung
POSKOTAKALTIMNEWS,
BERAU : Sebanyak
556 Anggota Badan Permusyawaratan Kampung (BPK) di Kabupaten Berau resmi
diperpanjang masa jabatannya oleh Bupati Berau Sri Juniarsih Mas dalam acara
Pengukuhan dan Penyerahan Keputusan, Jumat (13/09/2024).
Acara yang digelar di ruang RPJPD
Bapelitbang ini dihadiri Sekretaris Daerah Muhammad Said, Kepala Dinas
Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Tentram Rahayu, Kepala Dinas
Perikanan Jaka Siswanta, serta Asisten I Sekretaris Daerah M. Hendratno dan sejumlah
pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Berau.
Dalam arahannya, Bupati Sri
Juniarsih Mas mengucapkan selamat kepada para anggota BPK yang masa jabatannya
diperpanjang sesuai dengan Undang Undang Nomor 3 Tahun 2024 yang memperpanjang
masa jabatan anggota BPK menjadi delapan tahun.
“Saya berharap perpanjangan masa jabatan ini tidak
menjadi beban tetapi bisa menjadi dorongan untuk bekerja lebih profesional dan
inovatif dalam memajukan kampung serta menjalankan fungsi legislasi,” tegas
Buati Sri.
Perpanjangan ini tambahnya,
tantangan bagi anggota BPK untuk terus meningkatkan kinerja, terutama dalam
fungsi representasi masyarakat kampung. BPK harus menjadi cerminan aspirasi
masyarakat, selain itu juga memiliki peran krusial dalam pembahasan dan
penyepakatan peraturan kampung bersama kepala kampung.
“Pentingnya sinergi antara BPK dan
kepala kampung, serta perangkat desa lainnya. Keberhasilan suatu kampung tidak
mungkin dicapai tanpa kerja sama yang baik antara kedua belah pihak,” ujar Sri
Juniarsih.
Penekanan itu disampaikan Bupati, Kepala
kampung tidak bisa bekerja sendiri, begitu juga BPK. Diperlukan sinergi yang
kuat agar tercipta komitmen untuk memajukan kampung.
“Saya juga menginstruksikan kepada
BPK untuk selalu membangun hubungan baik dengan kepala kampung demi kemajuan
bersama,” jelasnya lagi.
Kepada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) yang terus memberikan pendampingan dan pembinaan kepada BPK. Perlu terjalin komunikasi yang baik antara BPK dan DPMK sangat penting, terutama dalam mengatasi permasalahan yang mungkin muncul. Jangan segan untuk berdiskusi dan berkomunikasi dengan Kepala DPMK jika ada hal-hal yang perlu dibahas.
“Diperlukan komunikasi yang baik
untuk mengolah potensi masing-masing kampung,” kata Bupati. (sep/FN)